Pemberdayaan Masyarakat

In: Social Issues

Submitted By B1lly
Words 12397
Pages 50
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT: ∗ Konsep Pembangunan Yang Berakar Pada Masyarakat ∗ Oleh: Ginandjar Kartasasmita Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Ketua Bappenas Disampaikan pada Sarasehan DPD GOLKAR Tk. I Jawa Timur Surabaya, 14 Maret 1997

I.

Pendahuluan

Sesuai dengan tujuan mata kuliah ini yaitu, untuk membahas konsep-konsep pembangunan yang bertumpu pada masyarakat sebagai jembatan antara pembangunan mikro dan makro, maka pada kesempatan ini bahasan pokok yang akan disampaikan adalah tentang pemberdayaan masyarakat. Konsep pemberdayaaan masyarakat mencakup pengertian pembangunan masyarakat (community development) dan pembangunan yang bertumpu pada masyarakat (community-based development) Pertama-tama perlu terlebih dahulu dipahami arti dan makna keberdayaan dan pemberdayaan masyarakat. Keberdayaan dalam konteks masyarakat adalah kemampuan individu yang bersenyawa dalam masyarakat dan membangun keberdayaan masyarakat yang bersangkutan. Suatu masyarakat yang sebagian besar anggotanya sehat fisik dan mental serta terdidik dan kuat serta inovatif, tentunya memiliki keberdayaan yang tinggi. Namun, selain nilai fisik di atas, ada pula nilai-nilai intrinsik dalam masyarakat yang juga menjadi sumber keberdayaan, seperti nilai kekeluargaan, kegotong-royongan, kejuangan, dan yang khas pada masyarakat kita, kebinekaan. Keberdayaan masyarakat adalah unsur-unsur yang memungkinkan suatu masyarakat bertahan (survive), dan dalam pengertian yang dinamis mengembangkan diri dan mencapai kemajuan. Keberdayaan masyarakat ini menjadi sumber dari apa yang di dalam wawasan politik pada tingkat nasional kita sebut ketahanan nasional. Memberdayakan masyarakat adalah upaya untuk meningkatkan harkat dan martabat lapisan masyarakat kita yang dalam kondisi sekarang tidak mampu untuk melepaskan diri dari perangkap kemiskinan dan keterbelakangan. Dengan kata lain memberdayakan…...

Similar Documents

Test

...sejarahnya bermula sejak Revolusi Industri terutama di Eropa dan Amerika Serikat yang berdampak terhadap perubahan besar di dunia bisnis. Pada saat itu, perusahaan-perusahaan besar dihadapkan dengan kritik dan keputusan untuk melindungi para pekerja, konsumen dan masyarakat luas, di luar tanggungjawab untuk menghasilkan keuntungan sebesar-besarnya untuk para pemilik (shareholders) dan mematuhi perundang-undangan. Dalam hal ini, pelaku bisnis diharapkan untuk lebih proaktif untuk berpartisipasi secara sukarela dalam penyelesaian masalah-masalah sosial dalam rangka perbaikan tatanan dalam masyarakat dan lingkungan luas. Pandangan baru inilah yang menjadi asal mulanya aktifitas CSR sebagai cara pelaku usaha untuk menerapkan pemenuhan tanggungjawab sosialnya dalam kegiatan-kegiatan nyata untuk menimbulkan dampak positif bagi lingkungan, konsumen, pemasok, masyarakat, pemerintah (secara keseluruhan disebut stakeholders) . Di Indonesia sendiri, CSR telah dinyatakan secara tegas sejak disahkan Undang-undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (”UU PT”) pada 20 Juli 2007. Dengan adanya UU PT ini, usaha yang bergerak di bidang dan atau berkaitan dengan sumber daya alam harus melaksanakan tanggung jawab sosialnya kepada masyarakat. Tetapi di dalam praktiknya CSR bisa salah diartikan bahwa dengan menyumbang sejumlah dana saja sudah cukup karena akan mengganggu keuntungan yang dihasilkan atau malah dianggap salah satu cara untuk meningkatkan nilai komersil perusahaan di......

Words: 5318 - Pages: 22

Ide Gokils

...IDE UNTUK INDONESIA PEMBERDAYAAN TENAGA KERJA MASYARAKAT PUTUS SEKOLAH DAN GELANDANGAN UNTUK MEMBERSIHKAN SALURAN AIR DALAM RANGKA PELESTARIAN LINGKUNGAN DAN PENINGKATAN TARAF HIDUP Oleh : Amanda Beta Oktaviana Alamat : Wisma Kedung Asem Indah Blok GG No.4 Kecamatan Rungkut , Kota Surabaya, Kode Pos 60298 PEMBERDAYAAN TENAGA KERJA MASYARAKAT PUTUS SEKOLAH DAN GELANDANGAN UNTUK MEMBERSIHKAN SALURAN AIR DALAM RANGKA PELESTARIAN LINGKUNGAN DAN PENINGKATAN TARAF HIDUP Latarbelakang Masalah lingkungan di indonesia sebagian besar didasari oleh banyaknya got, kali dan sungai yang dipenuhi oleh timbunan sampah rumah tangga maupun sampah industri. Lingkungan menjadi kotor, bau dan tidak sehat dengan timbulnya berbagai penyakit akibat sampah yang membusuk dan genangan air yang menjadi sarang nyamuk bahkan yang lebih parah adalah serangan banjir bila musim hujan datang karena terjadi penyumbatan dan pendangkalan pada saluran air (got, kali dan sungai). Selain sampah, Penebangan dan pendirian bangunan liar di sepanjang pinggiran kali dan sungai juga membuat kali dan sungai mengalami pendangkalan dan membuat banyak sampah menyangkut di pinggiran saluran air. Masalah yang timbul di masyarakat di indonesia selain masalah lingkungan juga masalah sosial, antara lain masyarakat putus sekolah yang menjadi pengangguran serta banyaknya gelandangan. Kedua golongan masyarakat tersebut sebenarnya bisa diberdayakan untuk membersihkan lingkungan sekaligus menjadikan hal tersebut......

Words: 397 - Pages: 2

Keluarga Bahagia Masyarakat Sejahtera

...kombinasi kehakiman dan hadirin dan hadirat yang saya muliakan. Dalam hidup saya, dan anda semuabanyak perkara yang boleh kita beli, kecuali satu perkara, iaitu asal-usul kita kerana di sinilah kita bermula menumpahkan taat setiadan semuanya adalah tentang pengorbanan kepada keluarga. Maka pada hari ini, saya ingin mengajak anda semua untuk sama-sama kita mula percaya betapa keluarga bahagia, masyarakat sejahtera. Saudara dan saudari, Keluarga bahagia apabila ibu, ayah dan adik-beradik hidup dalam keadaan penuh ceria dan bersulamkan rasa kasih dan sayang sesama mereka. Masyarakat sejahtera pula merujuk kepada komuniti manusia yang sihat fikirannya, matang tindakannya dan erat ukhuwahnya. Tuntasnya, keluarga bahagia masyarakat sejahtera berkehendakan kita untuk sama-sama mentafsir daripada hati kepada hati tentang harka yang dimiliki oleh sebuah keluarga dalam melahirkan ahli masyarakat yang sejahtera. Justeru, saya akan cerakinkan pidato ini kepada tiga perspektif utama. Pertama, keluarga, asal-usul kita. Kedua, dimanakah letaknya bahagia kita dan ketiga, ke manakah hala-tuju masyarakat kita. Saudara dan saudari, Sudah sekian lama kita didendangkan dengan pelbagai konsep keluarga bahagia, keluarga sakinah, (baik....), rumahku syurgaku, syurga di telapak kaki ibu. Namakan apa sahaja konsep keluarga bahagia, saya pasti kita semua sudah mendengarnya. Namun persoalannya, berapa ramai daripada kita yang benar-benar faham dan menterjemahkannya dalam kehidupan. Jika benar......

Words: 724 - Pages: 3

Peranan Masyarakat Wujud Perpaduan

...Peranan Masyarakat kearah integrasi dan perpaduan di Malaysia Objektif : 1. Pentingnya kerjasama dan penglibatan masyarakat dalam mewujudkan perpaduan dan integrasi. 2. Pentingnya toleransi dan kesefahaman antara masyarakat. 3. Besarnya peranan masyarakat dalam menyokong usaha kerajaan dalam membentuk perpaduan dan integrasi. 4. Aktiviti-aktiviti kemasyarakatan yang mampu memupuk ke arah integrasi & perpaduan. Pendahuluan : INTEGRASI * Proses bagi mewujudkan satu identiti nasional di kalangan kumpulan yang terpisah dari segi kebudayaan, sosial dan lokasi dalam sesebuah unit politik. * Proses yang menyatupadukan pelbagai kelompok dalam masyarakat melalui satu identiti bersama. * Bagi negara yang berbilang bangsa, proses ini merupakan satu matlamat utama yang perlu diusahakan agar berjaya. Kejayaan Malaysia mengekalkan keamanan dalam tempoh yang lama dengan rakyat berbilang bangsa dan kepercayaan adalah satu contoh terbaik kejayaan proses integrasi. PERPADUAN * Proses penyatuan semua aspek seperti fizikal, sosial, ekonomi & politik tetapi bukan bersifat biologikal. Bertujuan supaya setiap anggota masyarakat dpt membentuk satu identiti & nilai bersama serta perasaan cinta & banggakan tanah air. * Perpaduan rakyat Malaysia adalah satu perkara penting yang perlu diberi perhatian dalam proses pembangunan negara. Selain daripada aspek ekonomi dan politik, perpaduan juga merupakan agenda penting dalam kemajuan...

Words: 2037 - Pages: 9

Pmk 32

...UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 13 TAHUN 1998 TENTANG KESEJAHTERAAN LANJUT USIA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa pelaksanaan pembangunan nasional yang bertujuan mewujudkan masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasilan dan Undang-Undang Dasar 1945, telah menghasilkan kondisi sosial masyarakat yang makin membaik dan usia harapan hidup makin meningkat, sehingga jumlah lanjut usia makin bertambah; b. bahwa walaupun banyak diantara lanjut usia yang masih produktif dan mampu berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, namun karena faktor usianya akan banyak menghadapi keterbatasan sehingga memerlukan bantuan peningkatan kesejahteraan sosialnya; c. bahwa upaya peningkatan kesejahteraan sosial lanjut usia pada hakikatnya merupakan pelestarian nilai-nilai keagamaan dan budaya bangsa; d. bahwa upaya untuk meningkatkan kesejahteraan bagi lanjut usia selama ini masih terbatas pada upaya pemberian sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang Nomor 4 Tahun 1965 tentang Pemberian Bantuan Penghidupan Orang Jompo, yang pada saat ini dirasakan sudah tidak memadai apabila dibandingkan dengan perkembangan permasalahan lanjut usia, sehingga mereka yang memiliki pengalaman, keahlian, dan kearifan perlu diberi kesempatan untuk berperan dalam pembangunan; e. bahwa berdasarkan pertimbangan di atas, dipandang perlu mencabut Undang-undang Nomor 4 Tahun 1965 tentang Pemberian Bantuan Penghidupan Orang Jompo dengan......

Words: 3056 - Pages: 13

Kementerian Pembangunan Wanita, Keluarga Dan Masyarakat

...KEMENTERIAN PEMBANGUNAN WANITA, KELUARGA DAN MASYARAKAT http://www.kpwkm.gov.my/ Menteri : Senator Datuk Seri Shahrizat Abdul Jalil Timbalan Menteri : Senator Heng Saei Kie Objektif ✓ Memastikan tidak wujudnya sebarang bentuk diskriminasi terhadap wanita Islam melalui peranan advokasinya dalam mempengaruhi penggubalan dasar, perundangan dan peraturan-peraturan di negara ini. ✓ Menghalusi implikasi dasar, undang-undang dan peraturan-peraturan tersebut terhadap hak-hak pembangunan dan kebajikan wanita Islam. ✓ Meningkatkan pemerkasaan wanita Islam melalui inisiatif dan program-program mengenai perkara yang berkaitan dengan hak-hak akses dan peluang pembangunan diri serta keluarga di semua peringkat dan dalam pelbagai bidang Fungsi ✓ Mengenalpasti dan memperhalusi isu-isu yang dihadapi oleh wanita Islam, dan mempengaruhi dasar dan undang-undang tersebut tidak mempunyai unsur-unsur diskriminasi. ✓ Mengadakan jaringan, hubungan kerja dan usahasama dengan kerajaan luar, pertubuhan-pertubuhan bukan kerajaan (NGO), dan lain-lain agensi di dalam negeri bagi menjalankan advokasi melalui pertukaran pandangan dan pengalaman bertujuan untuk menerapkan prinsip dan identiti Islam sebagai agama yang adil dan tidak mendiskriminasikan wanita. ✓ Menjalankan penyelidikan, kajian dan soalselidik mengenai isu-isu, masalah, peluang serta cabaran yang dihadapi oleh wanita Islam dalam pelbagai bidang bagi membantu Kerajaan merancang dan menggubal dasar, undang-undang......

Words: 1740 - Pages: 7

Kominikasi & Masyarakat

...menyingkatkan jarak perhubungan manusia di serata dunia melalui komunikasi elektronik (Carely 1992 in Flew 2002). Pakar-pakar menggambarkan ia sebagai the “death of distance” (Cairncross, 1998). Ini kerana media baru secara radikal menghapuskan hubungan fizikal dan sosial dengan menjadikan lokasi fizikal individu tidak lagi penting dalam hubungan sosial sesama manusia (Croteau and Hoynes, 2003). Dengan wujudnya media baru, maka terhasil masyarakat maya yang bergerak secara dalam talian atau online, kelompok maya ini bergerak sebagaimana apa yang kita lakukan dalam kehidupan biasa seperti bertukar-bertukar pandangan ilmiah, melakarkan perancangan, bercakaran atau menjalinkan hubungan percintaan (Rheingold: Slevin, 2000). Malah ia dapat melakukan perkara yang hampir mustahil dilakukan manusia di luar kehidupan alam maya memandangkan ia bergerak tanpa sempadan (Holmes, 2005). Secara tidak langsung membolehkan manusia memilih sebarang gaya hidup yang dirasakan bersesuaian dengan diri mereka, ini kerana pemasaran media baru tidak tertumpu kepada kelompok masyarakat tetapi secara individu yang berasingan (Manovich 2001:42). Media baru adalah bersifat digital iaitu proses transformasi digit nombor di dalam komputer. Dalam proses digitalisasi, kesemua data yang dimasukkan ditukarkan kepada nombor dalam bentuk digit binari (0 dan 1). Ia berbeza dengan bentuk ‘analog’ yang menggunakan gelombang (waves). Analog mengambil data dalam bentuk audio dan video (sebagai contoh) dan......

Words: 3739 - Pages: 15

Individu, Kelompok, Dan Masyarakat

.................................................7 Kelompok.....................................................................................................................19 Komunikasi..................................................................................................................22 Masyarakat...................................................................................................................25 Kebudayaan..................................................................................................................29 Kesimpulan...................................................................................................................37 Pengantar Manusia adalah mahluk ciptaan Tuhan yang paling mulia. Tuhan memberikan otak dan hati nurani kepada manusia agar manusia dapat berpikir dan memutuskan sendiri apa yang baik dan tidak baik. Otak manusia memiliki cara kerja yang berbeda-beda sehingga menghasilkan individu dengan karakter dan kemampuan yang berbeda-beda pula. Dengan segala keragaman dan perbedaannya, manusia yang pada hakikatnya adalah mahluk sosial membentuk kelompok dan kelompok-kelompok tersebut membentuk masyarakat yang terikat pada suatu tradisi dan adat istiadat dalam suatu kebudayaan yang dapat berubah seiring dengan perkembangan jaman. Fungsi Otak 1.1 Tiga Serangkai Otak (The Triune Brain) Otak memiliki tiga lapisan. Lapisan yang tertua dikenal sebagai R-complex, lapisan kedua disebut Limbic......

Words: 7695 - Pages: 31

Optimalisasi Waqaf Tunai Melalui Peran Satria (Safety Triangle of Stakeholders) Sebagai Upaya Peningkatan Daya Saing Umkm Yang Berkelanjutan Di Indonesia (Studi Kasus : Umkm Sentra Industri Keramik Dinoyo, Malang)

...besar di Indonesia dapat dimanfaatkan untuk membangun dan menjaga keberlanjutan UMKM yang ada di Indonesia, dalam hal ini Sentra Industri Keramik Dinoyo Malang, dengan bersinergi dari berbagai pihak yang terkait diantaranya akademisi, lembaga waqaf dan waqif (komunitas dan masyarakat). Waqaf tunai dipandang sebagai salah satu solusi yang dapat membuat waqaf menjadi lebih produktif, karena uang tak lagi sebagai alat tukar saja, lebih dari itu merupakan komoditi yang siap menghasilkan lebih banyak manfaat. Dalam fungsinya sebagai ibadah, waqif memperoleh pahala yang berterusan, karena tetap bermanfaat. Dalam fungsi ekonomi, waqaf uang merupakan asset yang bernilai dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi umat Islam. Kata Kunci: SATRIA (Safety Triangle of Stakeholder). Potensi Waqaf, UMKM, Sentra Industri Keramik Dino BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam perkembangannya memberikan pengaruh yang cukup besar dalam pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Beberapa peran yang selama ini telah dijalankan UMKM diantaranya adalah sebagai pemain utama dalam kegiatan ekonomi di berbagai sektor, pemain penting dalam pengembangan kegiatan ekonomi lokal dan pemberdayaan masyarakat, dan pencipta pasar baru dan sumber inovasi. Data statistik tahun 2008 menyebutkan bahwa UMKM merupakan populasi pelaku usaha yang sangat besar, mencapai 51,2 juta (99,98 persen) dari jumlah unit usaha,(49,8 juta) yang tersebar di seluruh wilayah di semua sektor usaha. ......

Words: 6947 - Pages: 28

Aaaa

...PERKEMBANGAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DI INDONESIA Bing Bedjo Tanudjaja Jurusan Desain Komunikasi Visual, Fakultas Seni dan Desain Universitas Kristen Petra Surabaya E-mail: abimanyu@petra.ac.id ABSTRAK Kesadaran terhadap CSR (Corporate Social Responsibility) yang seharusnya telah terintegrasi dalam hierarki perusahaan sebagai strategi dan policy manejemen, diperlukan demi tercapainya sebuah keseimbangan dunia usaha antara pelaku dan masyarakat sekitar. Esensi dan signifikansi dari CSR masih belum dapat terbaca sepenuhnya oleh pelaku bisnis, sehingga CSR sendiri bagi sebagian pelaku bisnis baru sekedar wacana dan terkadang implementasinya berdasarkan atas tuntutan masyarakat. Kata kunci : corporate social responsibility, pelaku bisnis, masyarakat. ABSTRACT The awareness towards CSR (Corporate Social Responsibility), that should be integrated into a company's hierarchy as management's strategy and policy, is needed to attain balance between the business industry and the surrounding community. The essence and significance of CSR has not been wholly understood by businessmen, thus CSR only becomes textual and often implemented due to community demand. Keywords: corporate social responsibility, businessman, community PENDAHULUAN Empat tahun belakangan ini corporate social responsibility atau CSR memang sedang menjadi trend di Indonesia. Banyak orang berbicara tentang CSR dan semuanya bagus serta perusahaan yang melakukan corporate social responsibility (CSR)......

Words: 3970 - Pages: 16

Mnmnm

...Assalamualaikum Wr. Wb. Bapak/ Ibu guru beserta karyawan yang saya hormati dan teman-teman yang saya sayangi, marilah kita panjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya kepada kita semua sehingga kita dapat berkumpul ditempat ini, saya ucapkan banyak terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan kepada saya untuk menyampaikan sebuah pidato yang berjudul “Peran Pendidikan Sebagai Sarana Pemberdayaan”. Perbaikan kualitas bangsa harus ditempuh dan terutama melalui pendidikan. Pendidikan itu proses yang panjang, yang tak henti-hentinya untuk mencapai satu tujuan dan terbuka untuk menerima ide-ide dan konsep-konsep baru. Itu makna pendidikan, sehingga suatu saat hasil dari pendidikan itulah yang akan menumbuhkan budaya baru dengan manusia yang cerdas. Selama manusianya cerdas maka ia mempunyai kebijakan dan kebajikan dalam jiwanya. Barulah setelah itu dia mampu menguasai sains dan teknologi. Budaya baru itulah yang menjadi kontra budaya yang kemudian masuk ke dalam tatanan menjadi masyarakat (budaya) alternatif yang akan dipilih oleh bangsa ini. Semuanya melalui pendidikan yang tertata rapi: pendidikan yang mampu mencerdaskan, mampu menumbuhkan jiwa yang bajik dan bijak, serta menguasai sains dan teknologi. Itulah nanti yang akan mengubah bangsa Indonesia menjadi Indonesia baru. Hal ini tampaknya akan menjadi ”momok” bagi pendidikan di Indonesia. Belum lagi persoalan kekurangan tenaga pendidik......

Words: 428 - Pages: 2

Computerize

...CSR PT INDOFOOD Posted on Oktober 9, 2013 by anisamugni .entry-meta Corporate Social Responsibility CSR yang dilakukan oleh INDOFOOD, ini dilakukan supaya perusahaan ini dapat lebih dekat dengan masyarakat maka dari itu perusahaan melakukan CSR, Sepanjang tahun 2011, Indofood terus melanjutkan program tanggung jawab sosial (Corporate Social Responsibility atau “CSR”) yang merefleksikan misi Perseroan yakni “Memberikan kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat dan lingkungan secara berkelanjutan”. Landasan tujuan yang digunakan dalam melaksanakan program CSR Perseroan adalah: Menciptakan Hidup Yang Lebih Baik Setiap Hari, yang kemudian dituangkan ke dalam lima pilar CSR yaitu Pembangunan Sumber Daya Manusia, Partisipasi Aktif Dalam Kegiatan Komunitas, Peningkatan Nilai Ekonomi, Menjaga Kelestarian Lingkungan, dan Solidaritas Kemanusiaan. Berikut program-program yang dilakukan oleh indofood: Pembangunan Sumber Daya Manusia Indofood meyakini pendidikan sebagai faktor utama dalam pembangunan sumber daya manusia. Dukungan Perseroan diwujudkan dengan cara membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengikuti pendidikan formal maupun non–formal, mendukung kegiatan pengembangan riset, dan meningkatkan kompetensi para guru. Beasiswa Indofood Sukses Makmur (BISMA) Setiap tahun Perseroan memberikan beasiswa bagi anak–anak karyawan yang berprestasi. Selama tahun 2011, sekitar 1.570 anak–anak telah memperoleh bantuan beasiswa yang diberikan untuk tingkat sekolah dasar sampai dengan......

Words: 1997 - Pages: 8

Kewirausahaan Berbasis Organisasi Kemasyarakaratan

...Edisi Juli 2012 Volume VI No. 1-2 ISSN 1979-8911 KEWIRAUSAHAAN-SOSIAL BERBASIS ORGANISASI MASYARAKAT (ORMAS) (Studi Analisis mengenai Pemberdayaan Ekonomi Ummat atas Unit Usaha-Sosial Persis, NU, dan Muhammadiyah di Kabupaten Garut) Deden Suparman Abstrak Globalization has accelerated development grow twisted science, technology, and business. However, the acceleration of development is not accompanied by equity. Community with one another, or one person with another person has entered the dilemma of social inequality that was incredible. This is caused by business practices that are not responsible, development projects that are not effective, and poor government policies, making development efforts more difficult inclusive, and the increasingly adverse impact on the environment, social injustice and bring economic social conflicts and political. Management rules of social organization is no different from the management of business organizations, except the vision and mission, which is characterized by social interests. A management expert, Peter Drucker in his book Innovation and Entrepreneurship (1985), based on his observations in America, concluded that there has been an inevitable shift from conventional economic management to the management of social economy. For example, in terms of employment. Examples of cases in job creation in business organizations, and even reduce its workforce, while the social organization of small and medium scale became a provider of new......

Words: 2653 - Pages: 11

Pengaruh Tamadun Islam Keatas Masyarakat Eropah

...PENDAHULUAN Setiap tamadun mengalami graf kelahiran, kebangkitan, klimaks dan kejatuhannya tersendiri. Zaman kemunduran yang mereka alami tidak bermakna tiada tindakan susulan yang diambil. Ia bagaikan sebuah kitaran hidup di mana setiap kejayaan akan berakhir dengan kejatuhan dan mereka akan bangkit semula daripada kejatuhan dan akhirnya kemajuan dapat dikecapi semula. Begitu juga dengan sejarah Zaman Kegelapan Barat, di mana kemajuan Tamadun Islam merupakan titik tolak kemunculan semula kejayaan mereka. Berikut merupakan pengaruh dan sumbangan Tamadun Islam terhadap kebangkitan Zaman Kegelapan Barat. PENGARUH TAMADUN ISLAM TERHADAP PERKEMBANGAN TAMADUN BARAT 1) Faktor Islam itu sendiri Keadaan masyarakat Arab sebelum kemunculan Islam mempunyai persamaan dengan keadaan masyarakat Eropah pada zaman kemunduran mereka. Kezaliman politik, kejatuhan ekonomi, dan kesengsaraan rakyat merupakan persamaan yang sangat jelas jika dibandingkan secara keseluruhannya. Islam amat mementingkan penguasaan ilmu, peradaban dan membenci penindasan merupakan kunci ketamadun yang diambil oleh orang-orang Barat pada masa itu. Buku-buku, formula, dan segala bentuk inovasi yang dicipta oleh cendekiawan Islam menjadi sumber rujukan utama mereka. 2) Kestabilan sosio-ekonomi dan sosio-politik andalus Pengajaran Al-Qur’an dan Al-Hadis tentang pentingnya ilmu pengetahuan, galakan dan usaha gigih para pemimpin bukan sahaja membuat umat Islam mampu menguasai pelbagai ilmu pengetahuan,......

Words: 700 - Pages: 3

Mea (Masyarakat Ekonomi Asia)

...BAB I PENDAHULUAN I. LATAR BELAKANG Masyarakat Ekonomi Asia (MEA) atau Pasar Bebas Asia merupakan kawasan yang akan dibentuk oleh Indonesia dan negara-negara di Asia Tenggara. Bertujuan untuk meminimalisasi adanya hambatan-hambatan dalam melakukan perdagangan lintas kawasan. Memungkinkan satu negara dapat menjual barang dan jasa dengan mudah ke negara lain di kawasan Asia Tenggara yang tentunya akan membuat kompetisi antar negara semakin ketat. Oleh karena itu, keberadaan MEA menjadi sebuah langkah awal bagi Indonesia untuk mengembangkan kualitas perdagangan khusunya di kawasan Asia Tenggara. MEA memiliki dua sisi bagi Indonesia. Yang pertama, MEA menjadi kesempatan yang baik untuk menunjukkan kualitas dan kuantitas sumber daya yang dimiliki Indonesia. Yang kedua, dapat menjadi bumerang bagi Indonesia apabila tidak memanfaatkannya dengan baik. Berkurangnya hambatan perdagangan akan berdampak pada meningkatnya kuantitas ekspor dan impor yang akhirnya akan meningkatkan Gross Domestic Product bagi Indonesia. Dengan adanya perdagangan bebas, Indonesia dapat meningkatkan ekspor. Kegiatan ekspor impor dapat menumbuhkan hubungan harmonis antarbangsa. Ekspor menjadi perhatian dalam memacu pertumbuhan ekonomi seiring dengan berubahnya strategi pada industri impor ke industri ekspor. Akan tetapi harus tetap waspada akan resiko kompetisi yang muncul dengan banyaknya barang impor yang masuk dan mengancam industri lokal dalam bersaing dengan produk luar negeri...

Words: 2944 - Pages: 12