Tawuran Pelajar Di Indonesia

In: Philosophy and Psychology

Submitted By ivanwahyu1301
Words 1632
Pages 7
ANALISIS
TAWURAN PELAJAR DI INDONESIA

Disusun Oleh:
Ivan Wahyu Ramadhan
NIM K7515027

Pendidikan Administrasi Perkantoran
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Sebelas Maret Surakarta
2015

Tawuran Pelajar di Indonesia

I. PENDAHULUAN
Tawuran antar pelajar merupakan fenomena sosial yang sering terjadi masyarakat di Indonesia. Bahkan ada sebuah pendapat yang menganggap bahwa tawuran merupakan hal yang tidak dapat lepas dari pelajar yang menginjak usia remaja. Tawuran antar pelajar sering terjadi di kota-kota besar yang seharusnya memiliki masyarakat dengan peradaban yang lebih maju.
Para pelajar remaja yang sering melakukan aksi tawuran tersebut lebih senang melakukan perkelahian di luar sekolah daripada masuk kelas pada kegiatan belajar mengajar. Tawuran tersebut telah menjadi kegiatan yang turun temurun pada sekolah tersebut. Sehingga tidak heran apabila ada yang berpendapat bahwa tawuran sudah kebiasaan atau sudah menjadi tradisi pada sekolah tertentu.
Kerugian yang disebabkan oleh tawuran tidak hanya menimpa korban dari tawuran saja, tetapi juga mengakibatkan kerusakan di tempat mereka melakukan aksi tersebut. Tentunya kebanyakan dari para pelaku tawuran tidak mau bertanggung jawab atas kerusakan yang mereka timbulkan. Biasanya mereka hanya lari setelah puas melakukan tawuran. Akibatnya masyarakat menjadi resah terhadap kegiatan pelajar remaja.
Keresahan tersebut sendiri merupakan kerugian dari tawuran yang bersifat psikis. Keresahan ini akan menimbulkan tidak percaya dan kecewa terhadap generasi muda yang seharusnya sebagai generasi penerus bangsa. Dari segi politik, hal tersebut dimanfaatkan oleh para pemegang otoritas untuk melanggengkan status quo-nya. Mereka memanfaatkannya dengan cara membangun opini publik bahwa para pemuda di Indonesia masih belum mampu menduduki otoritas kekuasaan politis di Indonesia.
Banyak pelajar yang…...

Similar Documents

Pancasila Yang Selalu Di Balik Tirai Indonesia

...selalu di Balik Tirai Indonesia oleh Dyah Inastra Damapuspita, 1006759706 Fakultas Ilmu Komputer Judul: Menjaga etika bermasyarakat Penulis: Toeti Adhitama, Anggota Dewan Redaksi Media Group Data Publikasi: http://www.mediaindonesia.com/read/2010/10/01/171961/68/11/Menjaga-Etika-Bermasyarakat-/ya diakses 5 Oktober 2010, 13.20 Pancasila adalah dasar negara Indonesia. Segala sesuatu dalam penyelesaian masalahnya selalu dihadapkan dengan Pancasila. Akan tetapi, mengapa perilaku dan sifat masyarakat Indonesia tidak sesuai dengan Pancasila? Mengapa bahkan ada pejabat yang tidak hapal Pancasila? Mengapa Indonesia yang seharusnya terkenal lemah lembut malah lebih terkenal kekerasannya? Toeti Adhitama, dalam artikelnya menulis mengenai Pancasila sebagai sistem nilai di Indonesia. Sepanjang sejarah bangsa ini, masyarakat Indonesia dijiwai nilai-nilai dan moral Pancasila. Menurut Toeti, itu mengandung makna bahwa etika politik Indonesia seharusnya merujuk ke falsafah tersebut. Semua sistem kenegaraan seharusnya bernapaskan falsafah tersebut, bukan yang bernapaskan ideologi asing mana pun. Semua tindakan-tindakan yang masyarakat lakukan seharusnya berlandaskan Pancasila. Sayangnya, spirit untuk meyakini Pancasila sebagai landasan idiil bangsa, dan UUD'45 sebagai landasan yuridis, telah menipis. Padahal, kelima sila Pancasila sudah menunjukkan bahwa Pancasila tidak mengunggulkan mayoritas ataupun minoritas. Dia memenangkan moralitas. Menurut Toeti, Masyarakat Indonesia......

Words: 317 - Pages: 2

Migrasi Di Malaysia

...menentang fenomena ini. Hampir seluruh negara di Asian kini menerima dan menghantar pekerja asing terutamanya jurang kuasa tenaga pekerja dalam pekerjaan-pekerjaan tertentu. Malah pengekspotan pekerja telah menjadi sumber pendapatan yang penting bagi negara-negara miskin. Kemerosotan ekonomi di Asia Timur pada tahun 1997 dan 1998 serta pergolakan ekonomi yang berlaku sekali pada 2002 telah menumpukan focus kepada pekerja-pekerja asing di rantau Asia. Misalnya pada tahun 1998, Malaysia dianggarkan menjadi destinasi bagi 1.8 juta pekerja asing dengan kebanyakannya datang dari Indonesia, Bangladesh dan Filipina. Walaubagaimanapun telah menjadi dasar kerajaan untuk member peluang pekerjaan kepada pekerja-pekerja tempatan dan mengambil segala usaha untuk mendapatkannya sebelum membenarkan pekerja asing diambil kerana pengambilan pekerja asing bukanlah faktor utama dalam meningkatkan produktiviti negara. Namun dalam ledakan kea rah pemulihan ekonomi Negara, keperluan pekerja asing tidak dapat dinafikan. Justeru itu, dasar semasa pengambilan pekerja asing disesuaikan dengan keperluan yang mendesak yang sukar diceburi oleh rakyat tempatan. Sektor yang dibenarkan untuk diceburi oleh pekerja-pekerja asing antaranya ialah sektor perkilangan, perladangan pembinaan, perkhidmatan (restoran, pencucian atau pembersihan, pengendalian kargo, rumah kebajikan, kedai dobi) dan sebagainya. SEJARAH MIGRASI DI MALAYSIA Migrasi telah lama berlaku di Malaysia dan british adalah satu watak......

Words: 3045 - Pages: 13

Supply Chain Management Sebagai Sumber Competitive Advantage Studi Kasus Di Pt. Nicholas Laboratories Indonesia

...SUPPLY CHAIN MANAGEMENT SEBAGAI SUMBER COMPETITIVE ADVANTAGE STUDI KASUS DI PT. NICHOLAS LABORATORIES INDONESIA Oleh Ignatius Adisurya Kantus[pic] (120620120001) Program Pascasarjana Magister Akuntansi Unpad Abstrak Adanya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan menjadikan potensi bagi industri farmasi untuk menangkap peluang tersebut. Namun, disisi lain terjadi persaingan yang begitu ketat diantara industri farmasi sendiri. Di titik ini pentingnya penguasaan dengan baik dalam hal pengelolaan rantai pasok, baik dari hulu sampai pada hilirnya. Kekurangan persediaan produk jadi akan berakibat kehilangan penjualan, sedangkan kelebihan tertentu baik itu bahan mentah maupun produk jadinya akan terjadi penumpukan sehingga biaya pemeliharaan persediaannya pun menjadi mahal. Oleh karena itu, perusahaan farmasi perlu mengkaji strategi yang tepat untuk mencapai keunggulan kompetitif yang pada gilirannya terjaminnya keberlanjutan (going-concern) perusahaan dimasa datang. Kata kunci: Supply Chain Management, Competitive Advantage, Value Chain Analysis 1. Pendahuluan Persaingan global yang terus meningkat dari hari ke hari harus didukung peningkatan kualitas produk dan jasa yang ditawarkan kepada konsumen. Di era globalisasi yang sangat kompetitif dewasa ini, desakan bagi perusahaan untuk menemukan cara-cara baru dalam menciptakan dan memberikan nilai tambah bagi konsumennya semakin kuat. Perusahaan dituntut untuk dapat menyampaikan produknya dengan......

Words: 3201 - Pages: 13

Indonesia

...Keadilan Sosial di Mata Kaki Oleh : Jonathan Brianto Raharjo 2012-011-082 Bab I Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Pancasila sebagai dasar negara dan falsafah bangsa yang dibentuk oleh para pendiri bangsa yang secara resmi tercantum dalam alinea ke-empat Pembukaan Undang Undang Dasar 1945 dan berasal dari kepribadian bangsa Indonesia sendiri yang memang sudah mendarah danging bagi masyarakat Indonesia dalam bermasyarakat , berbangsa dan bernegara. Nilai-nilai luhur bangsa yang ditanamkan dalam lima sila ini memiliki peranan masing-masing yang saling mendukung dalam mewujudkan cita-cita bangsa yang, namun karena maraknya globalisasi yang muncul menyebabkan nilai-nilai luhur bangsa ikut terkikis zaman, yang sebenarnya bila kita laksanakan pancasila dalam kehidupan sehari-hari nilai luhur pancasila itu tidak lekang dimakan zaman yang sudah bermacam-macam ini . Dewasa ini banyak sekali terjadi permasalahan dan penyimpangan dari nilai-nilai luhur bangsa yang disebabkan oleh tidak memilikinya sifat pancasila , khususnya Salah satu sila yang terdapat dalam pancasila yang mendukung mengenai cita-cita bangsa yang terdapat dalam alinea ke-dua Pembukaan Undang Undang Dasar 1945 mengenai cita-cita bangsa “Negara yang merdeka , bersatu ,berdaulat , adil dan makmur” adalah sila ke-5 yaitu , “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”. Namun dalam perjalanan mencapai cita-cita bangsa penerapan pancasila tidak berjalan dengan baik , bahkan para petinggi...

Words: 1249 - Pages: 5

Persebaran Penduduk Di Indonesia

...PERSEBARAN PENDUDUK DI INDONESIA Disusun Oleh : * Lutfiano Alhafid A. Pengertian Persebaran Penduduk Persebaran atau distribusi penduduk adalah bentuk penyebaran penduduk di suatu wilayah atau negara. Persebaran penduduk menurut tempat tinggal. dapat dibagi menjadi dua kategori yaitu persebaran penduduk secara geografis dan persebaran penduduk secara administratif (politis). Persebaran penduduk secara geografis adalah karakteristik penduduk menurut batas-batas alam seperti pantai, sungai, danau dan sebagainya. Secara geografis, penduduk Indonesia tersebar di beberapa pulau besar (Pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua) dan pulau-pulau atau kepulauan. Sedangkan, persebaran penduduk secara administrasi adalah karakteristik penduduk menurut batas-batas wilayah administrasi yang ditetapkan oleh suatu negara. Secara administratif (politis), penduduk Indonesia tersebar di 33 propinsi, yang mempunyai lebih dari 440 kabupaten dan kota. B. Persebaran Penduduk di Indonesia Persebaran penduduk di Indonesia dapat dikatakan tidak merata, hal ini dikarenakan perbandingan tingkat kepadatan penduduk di Pulau Jawa yang tinggi tidak sebanding dengan pulau-pulau yang lain. Sekitar 60% penduduk Indonesia tinggal di Pulau Jawa yang hanya memiliki luas ± 6,6% dari luas wilayah daratan Indonesia. Secara umum, tingkat kepadatan penduduk dapat diartikan sebagai perbandingan banyaknya jumlah penduduk dengan luas daerah atau wilayah yang ditempati berdasarkan......

Words: 872 - Pages: 4

Analisis Pengaruh Rasio Profitabilitas Dan Economic Value Added Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Jasa Di Bursa Efek Indonesia (Bei)

...RENCANA JUDUL : Analisis Pengaruh Rasio Profitabilitas dan Economic Value Added terhadap Harga Saham pada Perusahaan Jasa di Bursa Efek Indonesia (BEI) A. Latar Belakang Masalah Perkembangan dunia bisnis dan pertumbuhan ekonomi saat ini pada negara-negara berkembang seperti Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang semakin meningkat dari tahun ke tahun. Para pelaku bisnis, mereka menyadari adanya pergeseran pasar dan perilaku pembelian konsumen beberapa tahun terakhir, sehingga mereka dengan tanggap mengadakan perubahan-perubahan mendasar pada setiap aspek perusahaannya agar dapat terus melayani serta mengembangkan segmen pasar mereka. Pasar dan perilaku pembelian konsumen bergeser pada jumlah permintaan akan produk jasa yang terus meningkat dengan berbagai macam ragam jasa yang ditawarkan, serta permintaan terhadap produk barang yang cenderung menurun apabila tidak disertai oleh produk jasa. Adapun pertumbuhan dalam sektor jasa yang sangat berkembang ini juga tidak lepas dipengaruhi oleh beberapa faktor (Schoell dan Gultinan, 1992) yaitu antara lain: Perkembangan teknologi yang sangat pesat termasuk teknologi informasi, adanya peningkatan pengaruh sektor jasa, persentase wanita yang masuk dalam angkatan kerja semakin besar, tingkat harapan hidup semakin meningkat, produk-produk yang dibutuhkan dan dihasilkan semakin kompleks, adanya peningkatan kompleksitas kehidupan dan meningkatnya perhatian terhadap ekologi dan kelangkaan sumber daya. Serta jasa-jasa seperti logistik...

Words: 6016 - Pages: 25

Tawuran

...Tawuran, Wujud Implementasi Solidaritas Posted on September 29, 2012by f.nugroho setelah berita salah mengenai rohis, kini pemberitaan media kembali menyasar kepada aksi siswa sekolah. kali ini mengenai tawuran yang kembali memakan korban dari sesama pelajar. tidak seperti tawuran yang terjadi sebelumya, kali ini pemberitaan mengenai tawuran begitu gencar hingga berbagai pihak terseret perhatiannya bahkan menteri pendidikan pun sampai turun menemui pelaku pembacokan tawuran. sebenarnya berita tawuran bukanlah berita yang baru bahkan bisa dikatakan berita basi tapi dikemas ulang sehingga terlihat baru. kasus tawuran bukan hanya terjadi di dunia anak sekolah, tapi juga di banyak tempat misal supporter bola, penonton pentas musik, antar warga, dan lain sebagainya. saya bukan pelaku tawuran, tapi sedikit mendengar dari sekitar mengenai fenomena tawuran yang sering terjadi. tawuran bukanlah kejadian spontan tapi sudah menjadi kebutuhan atau bahkan gaya hidup/life style. pernah suatu kali saya berbincang dengan salah seorang supporter bola (tapi kini secara keseluruhan supporter telah berubah), dia mengatakan bahwa nonton bola tanpa tawuran itu tidak asyik. dengan demikian, niat dari nonton bola selain mendukung tim kesayangannya, tapi juga melakukan perlawanan fisik dalam bentuk tawuran. untuk lebih lanjut silakan nonton film “Romeo dan Juliet” versi sepakbola Indonesia. demikian pula kejadian di sekolah, sekolah adalah tempat yang sangat kondusif untuk hidup berkelompok baik......

Words: 7480 - Pages: 30

Pelajar Asing

...Pelajar asing ialah pelajar daripada luar Negara datang berhijrah ke Negara kita dengan tujuan untuk menuntut ilmu. Kebanjran pelajar asing ke nagara kita adalah disebabkan oleh keadaannya yang aman serta pelbagai kemudahan yang mudah didapati telah menarik minat pelajar asing untuk di sini. Kebanyakan pelajar asing datang daripada Negara jiran iaitu Afrika , Indonesia , Filipina dan negara-negara lain. Mereka belajar di institusi pengajian tinggi awam atau sawta yang terdapat di negara kita. Kemasukan mereka ke negara kita telah menunjukkan peningkatan. Hal ini boleh menimbulkan pelbagai kesan kepada masyarakat dan negara Kesan yang boleh timbul akibat kemasukan pelajar asing ke negara kita ialah berlakunya jenayah. Banyak laporan yang di siarkan di media massa seperti television, radio dan surat khabar menunjukkan bahawa ramai daripada mereka yang terlibat dengan pelbagai kes jenayah. Antara kes jenayah yang berlaku adalah rompakan, pembunuhan, pergaduhan, penipuan rogol, pengedar dadah dan sebagainya. Sebagai contoh, ramai perempuan negara kita telah ditipu oleh mereka. Walaupun, jenayah yang dilakukan oleh mereka hanya daripada segelintirnya sahaja tetapi kesan terhadap perbuatan itu sangat besar. Tambahan pula, jenayah tersebut telah membuatkan golongan remaja negara kita mengikuti perilaku yang bukannya amalan daripada negara kita. Seterusnya telah membuatkan kes jenayah di negara kita meningkat. Kesan yang seterusnya ialah merebaknya penyakit berjangkit yang......

Words: 516 - Pages: 3

Pengangguran Di Indonesia

...BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pengangguran diidentifikasikan sebagai ketidakmampuan angkatan kerja untuk memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan. Pengangguran terjadi di seluruh negara di dunia, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Pengangguran yang tinggi pada negara berkembang, seperti Indonesia, menjadi masalah yang sulit untuk dipecahkan.Sebuah negara tidak akan bisa lepas dari berbagai macam permasalahan yang berhubungan dengan warga negaranya. Terlebih lagi pada negara yang memiliki jumlah penduduk yang tinggi, seperti Indonesia. Masalah ketenagakerjaan, pengangguran, kenaikan harga atau yang disebut dengan inflasi, begitu juga kemisikinaan di Indonesia sudah merupakan masalah pokok bagi bangsa ini dan membutuhkan solusi yang tepat untuk menyelesaikan masalah tersebut agar tidak menghambat langkah Negara Indonesia untuk menjadi negara yang lebih maju. Pemerintah sudah melakukan berbagai macam cara unuk mengatasi masalah-masalah tersebut. Pengangguran di Indonesia sendiri dikarenakan di Indonesia masih banyak orang bermalas-malasan, dan berharap uang datang dengan sendirinya. Beberapa ada yag mempuyai niat untuk bekerja tetapi tidak memiliki kemampuan. Sedangkan sebaliknya ada juga orang yang memiliki kemampuan tetapi tidak mau menggunakan kemampuannya itu untuk bekerja. Pengangguran terjadi karena lebih banyaknya jumlah angkatan kerja dibandingkan lapangan pekerjaan. Fenomena pengangguran juga berkaitan erat dengan......

Words: 2947 - Pages: 12

Pengaruh Inflasi Dan Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia

...Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia. 1. Pendahuluan dan Latar Belakang Inflasi telah menjadi masalah besar dalam perekonomian Indonesia. Ada berbagai cara dilakukan oleh pemerintah untuk mengatasi krisis yang terjadi. Pemerintah Indonesia sering menggunakan kebijakan uang ketat dengan menaikkan suku bunga. Karena itu, tingkat suku bunga menjadi penting, karena bisa digunakan untuk menganalisa ekspektasi inflasi. Suku bunga merupakan faktor yang penting dalam perekonomian suatu negara karena sangat berpengaruh terhadap “kesehatan” suatu perekonomian. Hal ini tidak hanya mempengaruhi keinginan konsumen untuk membelanjakan ataupun menabungkan uangnya tetapi juga mempengaruhi dunia usaha dalam mengambil keputusan. Oleh karena itu tingkat suku bunga mempunyai pengaruh yang sangat luas, tidak hanya pada sektor moneter, melainkan juga pada sektor riil, sektor ketenagakerjaan, bahkan sektor internasional. Secara teoretis terdapat dua jalur utama mekanisme transmisi kebijakan moneter, yaitu melalui jalur jumlah uang yang beredar dan jalur harga melalui suku bunga. Jalur suku bunga ini merupakan channel yang penting untuk perekonomian Indonesia. (Sarwono dan Warjiyo, 1998; serta Warjiyo dan Zulverdy, 1998). Pengujian empiris mengungkapkan bahwa pengaruh suku bunga terhadap inflasi mempunyai hubungan yang lebih stabil dibandingkan dengan agregat moneter. Upaya untuk menekan fluktuasi tingkat suku bunga tergantung pada keberhasilan mengendalikan gejolak di pasar......

Words: 2104 - Pages: 9

Modal Asing Menjamur Di Indonesia

...ASING MENJAMUR DI PERBANKAN NASIONAL Oleh : Fida Juniati Mahasiswa Konsentrasi Moneter 2012 Jurusan Iesp Universitas Jember Semakin maraknya modal asing di perbankan indonesia perlu dibatasi. Hal ini bisa menyebabkan ketidakstabilan sistem keuangan. Pasalnya di indonesia permodalan asing sudah mencapai 64 persen. Berdasarkan data PT Kustodian Setral Efek Indonesia (KSEI). Per Januari 2015, investor asing institusi menguasai Rp 1,289 triliun (68,49%) dari total kepemilikan asing. Adanya UU No 10 Tahun 1998 tentang  Perbankan yang mengizinkan kepemilikan asing pada bank lokal hingga 99 persen, seolah menjadi angin segar yang mengakibatkan permodalan asing semakin menjamur di Indonesia. Perlu adanya penegasan tentang batasan permodalan asing di sektor perbankan Indonesia. Hal ini tidak mungkin bisa dibiarkan begitu saja. Bisa dikatakan Indonesia adalah negara yang paling longgar dalam membatasi permodalan asing berbeda dari negara-negara tetangga seperti malaysia, singapura dan filipina yang sangat ketat dalam membatasi permodalan asing. Dengan banyaknya modal asing yang masuk di wilayah Indonesia, menunjukkan bahwa banyak investor asing yang tertarik untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Mungkin hal ini karena pertumbuhan ekonomi yang tinggi, dan jumlah penduduk Indonesia yang banyak sehingga terlihat menjanjikan bagi investor asing. Modal asing sebenarnya sangat bermanfaat bagi Indonesia terutama untuk menggairahkan iklim usaha maupun perekonomian Indonesia dan modal......

Words: 615 - Pages: 3

Perkembangan Pendidikan Kewarganegaraan Di Indonesia

...NAMA : M. Syauqi Jazil NIM : 135030201111081 K Class 2013 TAKE HOME UTS PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Perkembangan Pendidikan Kewarganegaraan di Indonesia   Sebelum Proklamasi Kemerdekaan   Pada jaman Hindia Belanda di kenal dengan nama “Burgerkunde”. Pada waktu itu ada 2 buku resmi yang digunakan, yaitu : a. Indische Burerschapkunde, yang di bicarakan dalam buku tersebut, masalah masyarakat pribumi. Pengaruh barat, bidang sosial, ekonomi, hukum, ketatanegaraan dan kebudayaan, masalah pertanian, masalah perburuhan. Kaum menengah dalam industri dan perdagangan, terbentuknya dewan rakyat, masalah pendidikan, kesehatan masyarakat, pajak, tentara dan angkatan laut.  b. Rech en Plich ( Bambang Daroeso, 1986: 8 9) karangan J.B. Vortman yang dibicarakan dalam buku tersebut yaitu :Badan pribadi yang mengutarakan masyarakat dimana kita hidup, obyek hukum dimana dib icarakan eigondom eropah dan hak-hak atas tanah. Masalah kedaulatan raja terhadap kewajiban-kewajiban warga negara dalam perinta Hindia Belanda. Masalah Undang-Undang, sejarah alat pembayaran dan kesejahteraaan Adapun tujuan dari buku tersebut, yakni: agar rakyat jajahan lebih memahami hak dan kewajibannya terhadap pemerintah Hindia Belanda, sehingga diharapkan tidak menganggap pemerintah belanda sebagai musuh tetapi justru memberikan dukungan dengan penuh kesadaran dalam jangka waktu yang  panjang.   Pada tahun 1932 pemerintah Hindia Belanda mengeluarkan peraturan yang disetujui Volksraad, bahwa setiap ugru......

Words: 1743 - Pages: 7

Proyek Sistem Diseminasi Informasi Gempa Bumi Di Indonesia Berbasis Android

...BAB IV PERANCANGAN SISTEM USULAN 4.1. Perancangan Sistem Usulan Rancangan sistem usulan untuk aplikasi informasi gempa bumi akan diuraikan dalam diagram-diagram UML. A. Prosedur Sistem Usulan Aplikasi informasi gempa bumi menampilkan informasi gempa bumi. Pengguna Android membuka aplikasi informasi gempa bumi yang sudah di download untuk mengetahui informasi gempa bumi terkini di Indonesia. 4.1.1. Rancangan Diagram Aktivitas Gambar IV.1 Activity Diagram 4.1.2. Rancangan Dokumen Sistem Usulan 1. Nama Dokumen : Informasi Gempa Bumi Terkini Fungsi : Untuk mengetahui detail informasi gempa terbaru Sumber : BMKG Tujuan : Pengguna Android Media : Alat Komunikasi Jumlah : 1 Frekuensi : Setiap pengguna android membuka aplikasi Bentuk : Lihat Lampiran C-1 2. Nama Dokumen : Daftar Gempa Bumi Fungsi : Untuk mengetahui daftar gempa yang sudah terjadi sebelumnya Sumber : BMKG Tujuan : Pengguna Android Media : Alat Komunikasi Jumlah : 1 Frekuensi : Setiap pengguna android membuka aplikasi Bentuk : Lihat Lampiran C-2 4.2. Perancangan Perangkat Lunak 4.2.1. Rancangan Basis Data 1. ERD (Entity Relationship Diagram) Gambar IV.2 Entity Diagram Relationship Informasi Gempa Bumi 2. LRS (Logical Structure Record) Gambar IV.3 Logical Record Structure Informasi Gempa Bumi 3. Spesifikasi File Info Gempa Terkini dari BMKG Nama File : DaftarGempa Akronim : DaftarGempa Fungsi : Melihat...

Words: 746 - Pages: 3

Penerapan Sarbanes Oxley Di Indonesia

...Akuntansi Keuangan AKUNTAN PUBLIK DAN REGULATOR ATAS KEANDALAN SISTEM PELAPORAN KEUANGAN Studi Kasus : Penerapan Sarbanes Oxley di Indonesia Oleh : Levinda Edvandini Yustina Hiola [pic] PENDIDIKAN PROFESI AKUNTANSI UNIVERSITAS BRAWIJAYA 2012 AKUNTAN PUBLIK DAN REGULATOR ATAS KEANDALAN SISTEM PELAPORAN KEUANGAN Perekonomian  suatu  negara  yang  menganut  sistem  pasar,  terutama  yang memiliki  pasar modal  untuk menggalang  dana masyarakat  bagi  kebutuhan  investasi peruisahaan  emiten,  sangat  dipengaruhi  oleh  tingkat  kepercayaan  masyarakat terhadap  pasar modal  tersebut.  Suatu  pasar modal  yang  dikelola  dengan  baik  (well managed) akan dapat memberikan ketenangan  bagi  investor  bahwa dana  investasi mereka  akan  aman dan dipergunakan oleh emiten  secara bijak untuk meningkatkan kemakmuran  pemegang  saham  dan  stakeholders  lainnya.  Kepercayaan  pemegang saham  terhadap manajemen  suatu  perusahaan   dapat meningkat  apabila  informasi finansial  dan  informasi  penting  lainnya  dapat  mereka  peroleh  (transparan)  dan ketepatan serta kebenarannya diatestasi oleh kantor akuntan public yang kompeten, efektif  dan independen. Beberapa  peristiwa   yang menyangkut masalah  pelaporan  laporan  keuangan emiten,  seperti  kasus  Kimia  Farma  dan  Bank  Lippo,  yang  terjadi  di  pasar  modal Indonesia,  membuat  investor  tidak  dapat  sepenuhnya  mempercayai  begitu  saja ......

Words: 3097 - Pages: 13

Analisis Kasus Sumber Daya Manusia Pada Nike, Inc Di Indonesia

...TUGAS INDIVIDU MATA KULIAH ORGANISASI DAN SUMBER DAYA MANUSIA Analisis Kasus Sumber Daya Manusia Pada NIKE, Inc di Indonesia (Upah, Jam Kerja, Usia Pegawai, Uang Lembur, dan Pesangon) Oleh: Novina Eka S. P056111291.47 Dosen: Prof. Dr. Ir. Aida Vitayala S. Hubeis PROGRAM STUDI MAGISTER MANAJEMEN DAN BISNIS SEKOLAH PASCASARJANA INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2012 OSDM – Studi Kasus NIKE - novinaekas DAFTAR ISI Halaman Daftar Isi ........................................................................................................... 2 BAB I. PENDAHULUAN ........................................................................... 3 I.1 Latar Belakang ............................................................................ 3 I.2 Tujuan Penulisan ......................................................................... 4 BAB II. LANDASAN TEORI ...................................................................... 5 II.1 Manajemen Sumber Daya Manusia ........................................... 5 II.2 Profil Perusahaan Nike, Inc ....................................................... 7 BAB III. PEMBAHASAN ............................................................................ 12 III.1 Penjabaran Kasus .................................................................... 12 III.2 Pembahasan ............................................................................. 15 III.3 Manajemen Sumber......

Words: 5352 - Pages: 22